Banjir Soppeng, Estimasi Sampah Terangkut Bisa Capai 50 Meter Kubik

DBS NEWS, SOPPENG – Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Soppeng, Abdul Aziz memperkirakan ada sebanyak 50 meter kubik sampah yang bisa terangkut dalam sekali kejadian banjir di Kabupaten Soppeng.

“Biasanya kita siapkan hingga 5 dump truk untuk mengangkut sampah pasca banjir, dengan satu drum truk biasanya mengangkut 6-8 meter kubik sampah,” ujar Abdul Aziz, Senin (13/2/2023).

Sampah yang diangkut biasanya adalah sampah yang mengapung saat banjir terjadi dan menumpuk serta menghalangi saluran drainase jalan.

Adapun sampah yang diangkut seluruhnya jenis sampah rumah tangga dan sisa puing pasca banjir seperti kayu, plastik, dan lainnya.

Semua sampah langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lempa, Kecamatan Lalabata.

Titik prioritas pengangkutan sampah ini adalah di daerah rawan banjir, seperti Kelurahan Cabenge, Desa Belo dan beberapa kelurahan di Kecamatan Marioriawa.

“Volume sampah biasanya mencapai angka tertinggi saat awal-awal banjir pertama di tiap tahun. Setelah kemarau panjang lalu setelah itu terjadi banjir, nah di situ paling banyak sampah yang diangkut akibat banjir,” ujar Abdul Aziz.

“Untuk banjir yang sekarang, karena sebelumnya sudah pernah banjir, kita perkirakan volume sampah yang diangkut tidak akan terlalu banyak,” imbuh Abdul Aziz. (id)

Komentar