DBS NEWS, SOPPENG – Ada fakta baru terkait Pasar Lamataesso yang akan segera dilaunching pada Oktober 2023 ini.
Pasar yang berlokasi di area yang sama dengan Pasar Sentral Soppeng ini, ternyata saat ini diisi oleh 100 persen pedagang asal Kabupaten Soppeng.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPK-UKM) Kabupaten Soppeng, Andi Agus Salim menyebut, Pemerintah Daerah memang memprioritaskan para pedagang asal Kabupaten Soppeng.
“80 persen diisi pedagang yang sudah pernah berjualan, baik itu di Pasar Sentral, Cabenge dan Takalala. Sementara ada 20 persen sisanya diisi pedagang baru atau mereka yang sebelumnya hanya berjualan online,” ungkap Andi Agus, Selasa (3/10/2023).
Bangunan Pasar Lamataesso sendiri terdiri dari beberapa lantai, lantai dasar merupakan basement yang akan digunakan sebagai tempat parkir kendaraan, baik mobil ataupun motor.
Sementara lantai pertama dan kedua akan digunakan untuk aktivitas perdagangan, yang mana di lantai pertama memiliki 28 kios, sedangkan di lantai kedua memiliki 30 kios.
Lantai pertama akan difokuskan pada aktivitas perdagangan seperti aksesoris, peralatan rumah tangga, emas, plastik, tas, keramik, salon, pecah belah, dan mainan.
Sedangkan lantai kedua akan digunakan oleh para penjual pakaian dewasa dan anak, jilbab dan sepatu.
Meski berada di lokasi yang sama, aktivitas jual beli di Pasar Lamataesso dipastikan berbeda dengan dengan Pasar Sentral Soppeng.
“Ada bedanya, kalau Pasar Lamataesso itukan buka tiap hari, sementara Pasar Sentral cuma kamis dan minggu,” imbuh Andi Agus. (id)







Komentar