Eksklusif! Blak-blakan Andi Mapparemma Soal Pileg, Pilpres dan Pilbup

Ket.foto : Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Soppeng, Andi Mapparemma

DBS NEWS, SOPPENG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Soppeng, Andi Mapparemma blak-blakan soal peluang partainya dalam Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), dan Pemilihan Bupati (Pilbup) tahun 2024 mendatang.

Lantas seperti apa sikap dan optimisme Andi Mapparemma menghadapi konstelasi politik kedepannya, Berikut petikan wawancaranya dengan DBS News, Rabu (6/12/2023)

Partai Golkar sudah mengeluarkan surat penugasan kepada kadernya untuk mulai melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk persiapan Pilkada, bagaimana dengan PDIP Soppeng?

Kita tidak terburu-buru, kita step by step. Kita fokus dan tuntaskan dulu pemilihan legislatif dan presiden, bagaimana memenangkan semua itu, kalau sudah selesai semua itu, baru kita melangkah ke berikutnya yaitu Pilkada.

Secara pribadi, pemilihan legislatif adalah sasaran antara untuk Pilkada karena disinilah nanti kita menentukan. Sekarang PDIP punya lima kursi di Soppeng, sedangkan untuk mengusung butuh minimal 20 persen dari 30 anggota dewan, kalau bisa mencapai minimal 6 kursi, maka otomatis partai kami bisa mengusung sendiri.

Kita sudah harga mati ditugaskan oleh partai bahwa harus minimal mencapai 20 persen terlebih dahulu. Makanya kami sudah katakan kepada para bacaleg dan struktural partai, bagaimana caranya kita harus mengangkat perolehan kursi kami di DPRD Kabupaten, begitupun di DPRD Provinsi dan minimal bisa mempertahankan di DPR RI.

Seberapa besar peluang anda diusung oleh PDI Perjuangan untuk Pilkada Soppeng mendatang?

Siapa nanti kader yang terbaik untuk diusung akan berdasarkan hasil survei internal PDI Perjuangan. Akan ada pertimbangan-pertimbangan lainnya namun bisa dikatakan 90 persen keputusan akan dari hasil survei.

Sebagian masyarakat bahkan survei-survei sudah banyak yang mengeluarkan survei terkini untuk Pilkada kedepan, mereka menunjuk saya memiliki survei yang bagus dan tinggi, namun itu belum menjadi jaminan karena ini masih panjang prosesnya.

Untuk sekarang mungkin bagus tapi jika dalam perjalanannya nanti ada kader yang lebih potensi maka kita harus lebih legowo, yang penting bagaimana kader kami harus ada yang ikut di pilkada, mau itu untuk posisi Bupati atau Wakil Bupati.

Terkait Pemilihan Ganjar-Mahmud sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusung PDI Perjuangan, bagaimana pendapat anda?

Kami PDI Perjuangan itu tegak lurus, apa yang diperintahkan DPP itu yang harus dijalankan. Di setiap tingkatan kita harus menangkan pak Ganjar karena itu pertarungan harga diri PDI Perjuangan.

Target suara yang bisa diberikan untuk Ganjar-Mahmud di Soppeng?

Kami belum bisa terlalu menarget, namun kami akan berusaha semaksimal mungkin, apapun caranya dan bagaimanapun Pak Ganjar harus bisa memenangkan pertarungan di Soppeng.

Ada kendala yang dihadapi?

Kami terlambat untuk sosialisasi, sementara Prabowo dan Anies sudah jauh hari sebelumnya. Nasdem bahkan sudah bergerak memasang APK-nya. Tetapi keterlambatan itu tidak menjadi penghalang dan kendala bagi kami, yang penting kami tetap kompak dan bersatu bergotong royong bagaimana memenangkan pak Ganjar di Soppeng.

Tim Pemenangan Prabowo-Gibran di Soppeng menargetkan 70 persen suara, bagaimana tanggapan anda?

Itu kan tergetnya mereka, tapi kalau kami belum bisa menyampaikan target yang bayangannya itu agak susah dicapai, yang jelas kami tetap kompak dan mengikuti DPP karena kegiatan kampanye kami itu harus terstruktur dari pusat sampai ketingkat bawah, kami tinggal menyesuaikan bagaimana situasi dan kondisi Soppeng.

Tim pemenangan kabupaten sudah kami bentuk, gabungan partai-partai pengusung seperti PDIP, PPP, Hanura dan Perindo. Anggotanya sudah memiliki pengalaman dan kebetulan yang menjadi ketua tim pemenangan kami adalah bapak Syamsuddin Dennu.

Anda sudah punya pengalaman saat mengkampanyekan Jokowi dua periode, mungkinkah bakal lebih susah mempromosikan Ganjar?

Ganjar dan Jokowi punya nilai yang sama. Jokowi sudah kita buktikan bagus. Ganjar juga bagus. Cuma karena adanya konflik internal antara partai dengan Jokowi, itu mempengaruhi situasi dan kondisi di kubu PDI Perjuangan apalagi dalam waktu menghadapi pemilihan ini.

Namun kami optimis dengan apa yang menjadi terget kami, itu harga mati harus kami bertanggung jawab untuk bagaimana memenangkan semua pertarungan yang akan datang.

(id)

Komentar