Senilai Rp3,4 Milyar, ini Fungsi Pembangunan Anjungan Gasis

DBS NEWS, SOPPENG – Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Soppeng, Masyhuri mengungkap fungsi dan tujuan dari pembangunan Anjungan Gasis yang senilai Rp3,4 milyar.

Menurutnya, Anjungan Gasis nantinya tidak hanya sekedar untuk melayani para pengguna jalan namun juga sebagai upaya pengembangan pariwisata.

Berlokasi di pusat kota, Anjungan Gasis diyakini bisa menjadi media promosi, edukasi, dan pariwisata di Kabupaten Soppeng.

Anjungan Gasis bisa menjadi ikon baru Kota Soppeng melengkapi landmark yang sudah ada seperti Taman Kalong dan Villa Yuliana.

“Anjungan Gasis nantinya bisa menjadi ikon atau estetika baru di Kota Soppeng, selain itu juga sebagai bagian dari alun alun kota dan sebagai sarana tempat rekreasi baru bagi masyarakat,” ujar Masyhuri, Kamis (9/2/2023).

Total panjang Anjungan Gasis yang dikerjakan rencananya mencapai 60 meter sedangkan lebar anjungan yaitu 5 meter.

Pembangunan Anjungan Gasis ini mengakibatkan area tribun lapangan gasis yang mengarah ke Gedung Pertemuan harus dirobohkan.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga, rekonstruksi anjungan nantinya akan dibangun lebih tinggi dibandingkan jalan raya.

“Ada perbedaan ketinggian antara jalan dengan anjungan nantinya, justru yang kemarin berbahaya karena tidak ada batas antara jalan dengan tribun dibawah,” kata Masyhuri.

Proyek pembangunan Anjungan Gasis dikerjakan oleh CV Ghina Jaya Sulbarindo dengan masa pengerjaan selama enam bulan.

“Kita perkirakan sebelum 17 Agustus sudah selesai,” tandas Masyhuri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Soppeng, Suriasni menyambut positif pembangunan Anjungan Gasis.

“Selama itu untuk pengembangan daerah dan perekonomian masyarakat kita dukung,” ujar Suriasni. (id)

Komentar