DBS NEWS, SOPPENG – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (PMPTSP-NAKERTRANS) Kabupaten Soppeng mencatat, total nilai investasi di Kabupaten Soppeng pada tahun 2022 mencapai Rp42,3 miliar.
Sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran menjadi sektor penyumbang nilai investasi terbesar di Kabupaten Soppeng selama tahun 2022.
Total ada 11 proyek investasi di sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran dengan total investasi mencapai Rp28.064.000.000.
Kemudian sektor Perdagangan dan Reparasi sebanyak 30 proyek dengan total nilai investasi Rp7.221.300.000. Sektor Konstruksi sebanyak 11 proyek dengan total nilai investasi sebanyak Rp5.842.200.000.
Sektor Industri Makanan sebanyak satu proyek dengan nilai investasi sebesar Rp450.000.000, dan sektor Hotel dan Restoran sebanyak tiga proyek dengan nilai investasi Rp450.000.000.
Sementara itu hingga Triwulan 2 tahun 2023, Dinas PMPTSP-NAKERTRANS mencatat, realisasi investasi total telah mencapai Rp25,1 miliar.
Sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran masih menjadi sektor terbesar penyumbang nilai investasi di Kabupaten Soppeng.
Terdapat 19 proyek dengan total investasi mencapai Rp18.198.200.000 di sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran hingga Triwulan 2 tahun 2023 ini.
Kemudian sektor Perdagangan dan Reparasi tetap stabil dengan 30 proyek dengan total nilai investasi mencapai Rp5.461.700.000.
Selanjutnya sektor Konstruksi sebanyak 12 proyek dengan total investasi sebesar Rp909.000.000. Lalu sektor Hotel dan Restoran sebanyak tiga proyek dengan nilai investasi mencapai Rp600.000.000.
Kepala Dinas PMPTSP-NAKERTRANS Kabupaten Soppeng, Andi Dhamrah menilai, realisasi investasi ini menunjukkan bahwa Kabupaten Soppeng memiliki iklim investasi yang semakin menarik di berbagai sektor ekonomi.
Hal ini memberikan peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan lapangan kerja, dan peningkatan kualitas hidup bagi penduduk setempat.
“Kabupaten Soppeng terus berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama dengan investor dan memperluas peluang investasi di masa depan,” ujar Andi Dhamrah, Kamis (5/10/2023).
(id)







Komentar