Miliki Anggaran Fotokopi Terbesar, Begini Penjelasan Kepala Bappelitbangda Soppeng

Ket.Foto : Kepala Bappelitbangda Soppeng, Andi Agus Nongki

DBS NEWS, SOPPENG – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Soppeng, Andi Agus Nongki buka suara terkait besarnya anggaran fotokopi di satuan kerjanya.

Untuk diketahui, dihimpun dari data Sirup LKPP, Bappelitbangda Soppeng total mengalokasikan anggaran mencapai Rp151.043.750 untuk biaya fotokopi selama tahun 2023.

Anggaran tersebut dipecah dalam 21 paket belanja dengan nilai pagu yang bervariasi. Jumlah itu menjadikan Bappelitbangda menjadi satuan kerja dengan anggaran fotokopi terbesar dibandingkan unit kerja lain di Kabupaten Soppeng.

Menurut Andi Agus Nongki, besarnya biaya fotokopi yang harus dianggarkan oleh satuan kerjanya adalah hal yang wajar seiring dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.

“Banyak dokumen yang harus difotocopy, contohnya rangkaian pelaksanaan Musrenbang Kabupaten, ada draft RKPD, setelah itu Rancangan RKPD, sampai menjadi RKPD Final.”

“Begitu juga permintaan dari pemerintah pusat provinsi untuk dokumen perencanaan seperti RPJPD, RPJMD dan Renstra SKPD, semuanya lewat Bappelitbangda, sudah tebal dan jumlah banyak lagi, Itukan juga dibagikan kepada seluruh peserta rapat pelaksanaan Musrenbang.”

“Apalagi tahun ini sudah harus menyusun draft RPJPD untuk dipakai nanti calon kepala daerah untuk penyampaian visi misi tahun depan, dokumen perencanaan yang membuat Bappelitbangda lebih besar,” tulis Andi Agus Nongki melalui pesan WhatsApp, Senin (30/10/2023).

Lebih lanjut, Andi Agus Nongki menyebut, jumlah anggaran yang dikeluarkan oleh satuan kerjanya untuk biaya fotokopi untuk tahun ini, tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan anggaran yang dikeluarkan oleh daerah lain.

“Kalo lebih fair lagi silahkan bandingkan dengan kabupaten tetangga kalo misalnya ada datata, saya berani katakan jauh sekali perbedaannya,” ujar Andi Agus Nongki.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 19 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Soppeng tercatat mengalokasikan anggaran untuk biaya fotokopi di tahun 2023.

Selain Bappelitbangda, satuan kerja dengan anggaran terbesar untuk biaya fotokopi selanjutnya dimiliki oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Soppeng.

Satuan kerja ini total mengalokasikan anggaran mencapai sekira Rp132.820.200 yang dipecah dalam 32 paket belanja.

Kemudian berturut-turut, Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan anggaran sekira Rp124.737.100 yang dipecah dalam 32 paket belanja, Sekretariat Daerah dengan anggaran Rp67.712.400 yang dipecah dalam 16 paket belanja.

Dinas PPK-UKM dengan anggaran Rp52.046.800 untuk 24 paket belanja, Kecamatan Lalabata dengan anggaran Rp37.880.400 untuk 9 paket belanja, Disparpora dengan anggaran Rp25.871.400 untuk 10 paket belanja.

Selanjutnya, Diskominfo dengan anggaran Rp23.270.595 untuk 12 paket belanja, Dinas P3AP2KB dengan anggaran Rp22.104.450 untuk 10 paket belanja, Dinas TPHPKP dengan anggaran Rp18.400.000 untuk 7 paket belanja.

Lalu Kecamatan Marioriawa dengan anggaran Rp14.221.200 untuk 7 paket belanja, Kecamatan Lilirilau dengan anggaran Rp12.538.800 untuk 9 paket belanja.

Kecamatan Liliriaja dengan anggaran Rp12.299.200 untuk 3 paket belanja, Kecamatan Citta dengan anggaran Rp11.230.200 untuk 10 paket belanja.

Dinas Perhubungan dengan anggaran Rp8.745.000 untuk 1 paket belanja, Dinas Sosial dengan anggaran Rp6.000.000 untuk 1 paket belanja.

Kemudian Kecamatan Donri-Donri dengan anggaran Rp5.323.400 untuk 9 paket belanja, Dinas PUPR dengan anggaran Rp4.800.000 untuk 2 paket belanja, dan Badan Kesbangpol dengan anggaran Rp300.000 untuk 1 paket belanja. (id)

Komentar