Makodim 1423/Soppeng, Jalan Merdeka, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng
DBS NEWS, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng menunda pemberian bantuan Rp3,5 miliar untuk pembangunan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1423/Soppeng yang baru.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin menyebut, penundaan ini terkait dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.
“Rancangan awalnya pake Dana Alokasi Umum (DAU) untuk hibahnya, tapi setelah keluar inpres nomor 1 tahun 2025, maka DAU di PUPR sementara hilang dan pemberian bantuannya pun ditunda. Nanti setelah perubahan anggaran akan dilihat dananya, apakah ada dimasukkan atau tersedia atau diperubahan anggaran berikutnya,” ujar Andi Haeruddin, Jumat (4/4/2025).
Sementara itu, Dandim 1423/Soppeng, Letkol Inf Reinhard Haposan Manurung mengaku kecewa dengan keputusan ini. Menurutnya, pembangunan Makodim baru sudah sangat dibutuhkan mengingat kondisi bangunan lama yang dinilai sudah kurang pantas.
“Sebenarnya kita sangat berharap pembangunan tersebut, apalagi anggota sudah tahu awalnya akan ada hibah pembangunan Makodim. Awalnya saya sendiri sebagai Dandim juga sempat down karena pembatalan tersebut, apalagi anggota kodim.”
“Terlebih lagi saat ini di antara Forkopimda tinggal kodim yang masih bangunan yang lama dan menurut saya kurang pantas karena ada di bawah tanah. Tapi karena aturan yang membuat seperti itu, kita juga tidak bisa memaksakan kehendak sendiri. Kita harus loyal dengan aturan yang ada,” tulis Reinhard melalui pesan WhatsApp.
Penulis : Idham







Komentar