Gelaran Lapatau Hasilkan 2 Ton Sampah Perhari, Didominasi Sampah Tak Bisa Didaur Ulang

DBS NEWS, SOPPENG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Soppeng mencatat, gelaran Festival Lapatau menghasilkan 1-2 ton atau 6 meter kubik sampah perhari.

“Sampah yang dihasilkan didominasi sampah plastik dan dos,” ujar Kepala DLH Kabupaten Soppeng, Ariyadin Arif, Senin (17/7/2023).

Untuk menangani sampah di lokasi gelaran Lapatau, DLH Soppeng menyiagakan sekira 100 orang petugas kebersihan tiap harinya.

Petugas kebersihan ini dibagi dalam dua tim yang beranggotakan masing-masing 50 orang. Mereka bekerja dalam dua shift, yaitu pagi dan malam.

“Kami siagakan 50 orang pada pagi hari yang bertugas sampai siang hari, dan 50 orang yang bertugas mulai sore sampai malam,” kata Ariyadin.

Untuk mengangkut sampah, disiagakan juga satu unit mobil van kecil dan mobil dump truk di titik-titik pusat pelaksanaan kegiatan.

“Untuk seputaran lapangan Gasis kami stanby kan satu mobil van kecil yang di dalam lapangan, dan satu mobil dump truck untuk membackup di titik-titik pusat pelaksanaan seputaran kota,” ujarnya.

Meski banyak petugas kebersihan yang disiagakan di Festival Lapatau, Ariyadin memastikan hal itu tidak akan menggangu jalannya pembersihan rutin di wilayah lain.

“Jumlah pasukan kuning 173 orang, yang kita pake cuma kurang lebih 100 orang. Selebihnya tetap melaksanakan pembersihan di wilayah yang sudah ditugaskan sehingga kebersihan lingkungan tetap jalan di wilayah lain,” ujar Ariyadin. (id)

Komentar