Ada Silpa Rp86 Miliar, DPRD Soroti Kualitas Perencanaan Pemkab Soppeng

Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi Partai Golkar, Insana

DBS NEWS, SOPPENG – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Soppeng menyoroti kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng.

Hal tersebut dipicu tingginya angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2025 yang mencapai Rp86 miliar.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi Golkar, Insana, dalam Rapat Paripurna DPRD terkait penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025, Senin (29/6/2026).

“Realisasi pendapatan daerah mencapai lebih dari 103 persen, sedangkan realisasi belanja hanya 96 persen, sehingga menghasilkan silpa yang mencapai sekitar Rp86 miliar,” ujarnya.

Meskipun pemerintah daerah telah memberikan penjelasan bahwa sebagian besar Silpa tersebut merupakan dana yang bersifat terikat, Fraksi Golkar menilai besarnya angka tersebut tetap menjadi indikator adanya program dan kegiatan yang belum direalisasikan secara optimal.

Menurut Insana, kondisi ini sangat disayangkan mengingat kebutuhan masyarakat akan pembangunan di berbagai sektor masih sangat tinggi, seperti perbaikan infrastruktur jalan, rehabilitasi jaringan irigasi, peningkatan sarana pertanian, hingga pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Besarnya anggaran yang tidak terserap secara maksimal, patut menjadi bahan evaluasi serius terhadap kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran,” ujar Insana.

Komentar